Listiawan’s Weblog
Keberhasilan adalah akhir dari usaha yang di sertai niat

Jun
06

sebuah renunganoleh : LISTIAWAN , dikutip dari sebuah media ; majalah islam *)

Kita memiliki gedung-gedung yang tinggi, tetapi semakin rendah ketahanan kita akan amanah.

Kita membangun banyak jalan-jalan besar, tetapi wawasan kita semakin sempit.

Kita banyak menghabiskan uang, tetai semakin sedikit apa yang kita punya.

Banyak membeli tetapi makin sedikit yang bisa kita nikmati.

Rumah-rumah kita bertambah besar, akan tetapi keluarga kita semakin kecil.

Rumah-rumah yang semakin nyaman, tapi makin sedikit waktu yang kita miliki untuk menikmatinya.

Rumah-rumah yang semakin elok, tetapi keluarga yang berantakan.

Inilah masa pendapatan yang berganda, tetapi perceraian bertambah.

Kita memiliki semakin banyak gelar, tetapi semakin sempit akal.

Semakin banyak pengetahuan, tapi semakin sempit penilaian pada yang baik dan buruk.

Semakin banyak ahli, akan tetapi semakin banyak pula masalah.

Semakin banyak ditemukan obat, tetapi semakin berkurang kesehatan.

Kita terlalu banyak merokok, ceroboh, terlalu jarang tertawa, mengemudi terlalu cepat, semakin kerap marah, susah tidur, bangun dalam keadaan yang terlalu penat, terlalu sedikit membaca, terlalu banyak menonton televisi dan sangat jarang berdo’a.

Kita telah melipatgandakan keinginan, akan tetapi mengurangi nilai-nilai diri kita.

Terlalu banyak bicara dan kurang mendengar

Terlalu sedikit mencinta, terlalu banyak membenci

Kita telah belajar bagaimana mencari nafkah, tapi tidak mencari hidup

Kita telah mampu menambahkan tahun-tahun dalam kehidupan kita, tapi gagal membawa kehidupan dalam tahun-tahun hidup kita.

Kita telah melakukan hal-hal yang lebih besar, tetapi gagal melakukan hal-hal yang lebih baik.

Kita telah membershihkan udara, tetapi jiwa kita penuh polusi

Kita telah menaklukkan atom, akan tetapi tidak mamapu menaklukkan prasangka buruk.

Kita banyak menulis, tetapi sedikit belajar

Kita banyak berencarana, tetapi sedikit menggapai

Kita belajar untuk mengejar, tetapi tidak belajar menunggu

Inilah zamannya makanan yang cepat saji dan pencernaan yang lambat.

Manusia-manusia lebih besar fisiknya, tetapi kerdil karakternya.

Inilah kalanya perjalanan yang semakin singkat, pakaian sekali pakai, moralitas yang terbuang, kelebihan berat badan, dan pil-pil yang dapat melakukan segalanya ; membuat gembira, menenangkan dan sekaligus Membunuh !

Inilah waktunya ketika banyak hal-hal yang dipamerkan dan semakin sedikit yang disimpan.

Ingatlah sesungguhnya hidup tidak diukur dengan berapa banyak hembusan napas yang kita ambil.

Tetapi hidup diukur dengan saat-saat terakhir hembusan napas kita.

Semoga hari-hari yang telah berlalu menjadi pelajaran, pengalaman dan introspeksi bagi kita, dan semoga Esok yang sesungguhnya menjadi lebih baik.

Jun
06

Banyak sekarang antivirus gratis yang kemampuannya tidak kalah dengan yang komersil, tapi jika tidak pernah diupdate, antivirus sebagus apapun juga tidak akan bermanfaat, dia tidak akan mengenali virus terbaru yang beredar di internet, yang pada akhirnya, dengan sengaja atau tidak, virus tersebut juga akan samapai ke kita. Lalu bagaimana menghadapinya ?

Update antivirusnya !!

Caranya ??

Masuk ke situs resmi antivirusnya. Anda harus tahu antivirus apa yang anda gunakan, dan anda juga harus tahu situs resminya. Disana biasanya disediakan download untuk updatenya.

Dari sejumlah antivirus yang ada, bermacam-macam cara updatenya. Ada yang harus koneksi dengan internet, artinya, ketika proses update sedang berjalan, komputer kita harus terhubung dengan internet, karena updatenya dia tidak mau didownload begitu saja, kemudian dibagi-bagikan seenaknya. Tapi antivirus yang seperti biasanya gak laku.

Ada juga antivirus yang bisa didownload dengan mudah dan bisa didistribusikan dengan mudah pula.

Lalu, apa yang diupdate ? Yang diupdate biasanya definisinya atau apalah semacam itu, supaya dia bisa mengenali virus terbaru. Tapi terkadang, meskipun dia sudah bisa mengenali virus terbaru, tidak serta-merta dia juga bisa memperbaiki atau mengatasi virus tersebut. Jika dia tidak mampu memperbaiki file yang terinfeksi virus, biasanya dia menyarankan untuk menghapus file yang terserang virus, tujuannya supaya tidak menular ke file yang lain.

Jadi update antivirus itu seperti kita mengupdate informasi terbaru di otak kita, supaya kita tidak kuper. Seperti itu juga yang terjadi di antivirus, supaya antivirus tidak “kuper” bila ada virus terbaru.

Update antivirus bisa dilakukan setiap hari, atau berkala, bergantung dari penyedia jasa antivirus tersebut.

Mar
15

propinsiSalam Kenal, dalam belajar bidang komputer kita mungkin sering bahkan tak jarang seorang user putus as a karena permasalahan yang dihadapi lumayan menjengkelkan karena disebabkan kesalahan sisten atau yang lain yang membuat kita user merasa tak ada yang membantu namun setelah kita mengenal suatu blok kita akan merasa terbantu seperti halnya WORDPRESS.com